Duduk diam di satu sudut.
Melihat dan memerhati.
Aku dalam duniaku,
Seperti yang aku mahu.
Aku yang masih belajar.. Menuntut pada jalan yang lurus dan terang.. Semoga cahaya petunjuk itu bukan sekadar pada nama tapi kekal utuh pada hati, jiwa, pemikiran, penampilan dan pada segalanya...
Friday, 30 September 2011
Monday, 26 September 2011
Hanya Satu Pesanan
Ada kalanya kau merasa penat membuat kebaikan..
Ingatlah pahalanya sentiasa berkekalan..
Adakalanya diri mu sangat-sangat inginkan kerehatan..
Ingatlah kerehatan dunia adalah sementara..
Yang dikejar adalah kerehatan selamanya di syurga..
Adakalanya kau merasa lemah tak bermaya..
Maka pohonlah kepada Allah, Tuan empunya jiwa..
Dia Maha mendengar setiap doa dan kata-kata..
Moga dikurnia kekuatan hati yang luar biasa..
Adakalanya kau melihat dunia itu mempesona..
Dari kaca mata pandangan manusia fana..
Namun...
Berjihadlah daripada kata-kata nafsu dan suara syaitan yang menggoda..
Yang perlu diturut adalah pandangan Yang Maha Kuasa..
Berlarilah kepadaNya untuk akhirat yang kekal selamanya..
Berdoalah sepenuh hati kepada Allah..
Dengan sungguh-sungguh hati dan linangan air mata..
Yakinlah mujahadah itu indah..
Sungguh...
Dia Maha Mendengar setiap rintihan jiwa..
Yang Maha Pengasih dan Maha Pencinta itu Pencipta kita..
"Sesungguhnya (terhadap) hamba-hamba-Ku, engkau (iblis) tidaklah dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhanmu sebagai penjaga" (Al-Isra')
... Ibu Nora ...
26/09/2011... 1647
'Jagalah Allah, nescaya Allah menjagamu'. Moga ia terpahat di jiwa dan yakin dalam setiap usaha langkah kita menghampiri-Nya..
Ingatlah pahalanya sentiasa berkekalan..
Adakalanya diri mu sangat-sangat inginkan kerehatan..
Ingatlah kerehatan dunia adalah sementara..
Yang dikejar adalah kerehatan selamanya di syurga..
Adakalanya kau merasa lemah tak bermaya..
Maka pohonlah kepada Allah, Tuan empunya jiwa..
Dia Maha mendengar setiap doa dan kata-kata..
Moga dikurnia kekuatan hati yang luar biasa..
Adakalanya kau melihat dunia itu mempesona..
Dari kaca mata pandangan manusia fana..
Namun...
Berjihadlah daripada kata-kata nafsu dan suara syaitan yang menggoda..
Yang perlu diturut adalah pandangan Yang Maha Kuasa..
Berlarilah kepadaNya untuk akhirat yang kekal selamanya..
Berdoalah sepenuh hati kepada Allah..
Dengan sungguh-sungguh hati dan linangan air mata..
Yakinlah mujahadah itu indah..
Sungguh...
Dia Maha Mendengar setiap rintihan jiwa..
Yang Maha Pengasih dan Maha Pencinta itu Pencipta kita..
"Sesungguhnya (terhadap) hamba-hamba-Ku, engkau (iblis) tidaklah dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhanmu sebagai penjaga" (Al-Isra')
... Ibu Nora ...
26/09/2011... 1647
'Jagalah Allah, nescaya Allah menjagamu'. Moga ia terpahat di jiwa dan yakin dalam setiap usaha langkah kita menghampiri-Nya..
Wednesday, 21 September 2011
Merintih
Wahai awan mendung.. gusar apa hati mu?
Tersenyum si awan
Bisikan.. Semua yang datang dan pergi
Apa tidak mengerti aku bukan singgahan?
Walau aku kalanya disinari mentari
Aku juga bisa mengalirkan hujan
Mentari menyambung
Duhai awanku sayang
Datang ku setia di temani keimanan
Kunjung ku tiba seiring ketaqwaan
Selagi kau mengingatiNya
Sampai bila hadir ku kan berpanjangan
Rimbunan pepohon meluahkan kata
Mengalirlah titisan hujan
Embun tiada mencukupi Ya Ilahi
Kerasnya kekayu hati harus di lentur
Sehingga terbentuk tiada goyah
Kehendak mahunya si Pencipta
Bicara tersambung pada si awan
Diri ku hairan Ya Ilahi
Seribu pertanyaan dari kalbu hati
Puas diri menutupi
Puas diri menjaga
Namun kenapa akhirnya masih ada yang tiba?
Langit menutup bicara si awan
Mungkin ada khilaf mu
Mungkin juga inilah ujian hidup mu
Merintih si awan
Berikan aku kekuatan Ya Ilahi
Andai semua ini sudah terukir di Loh Mahfuz
Temani aku, jangan biarkan aku terhembus...
... Ibu Nora ...
21/09/2011... 1539
Tersenyum si awan
Bisikan.. Semua yang datang dan pergi
Apa tidak mengerti aku bukan singgahan?
Walau aku kalanya disinari mentari
Aku juga bisa mengalirkan hujan
Mentari menyambung
Duhai awanku sayang
Datang ku setia di temani keimanan
Kunjung ku tiba seiring ketaqwaan
Selagi kau mengingatiNya
Sampai bila hadir ku kan berpanjangan
Rimbunan pepohon meluahkan kata
Mengalirlah titisan hujan
Embun tiada mencukupi Ya Ilahi
Kerasnya kekayu hati harus di lentur
Sehingga terbentuk tiada goyah
Kehendak mahunya si Pencipta
Bicara tersambung pada si awan
Diri ku hairan Ya Ilahi
Seribu pertanyaan dari kalbu hati
Puas diri menutupi
Puas diri menjaga
Namun kenapa akhirnya masih ada yang tiba?
Langit menutup bicara si awan
Mungkin ada khilaf mu
Mungkin juga inilah ujian hidup mu
Merintih si awan
Berikan aku kekuatan Ya Ilahi
Andai semua ini sudah terukir di Loh Mahfuz
Temani aku, jangan biarkan aku terhembus...
... Ibu Nora ...
21/09/2011... 1539
Subscribe to:
Posts (Atom)